Sabtu, 27 Oktober 2012

Thibbun Nabawi : Empat Tahapan Hidup Sehat
Oleh : Musdar Bustamam Tambusai, Lc
(Direktur dan Konsultan Syari'ah Rumah Sehat Thibbun Nabawi Al-Iman, Medan-Sumatera Utara)

        Kedokteran Nabi saw (thibbun nabawi) merupakan sebuah sistem penyembuhan dan kesehatan yang lahir dari konsep yang berbasis pada hadits-hadits Rasulullah saw yg dikumpulkan oleh ulama hadits pada bab ath-Thibb.Dari hadits-hadits itulah kemudian para ulama yg peduli dengan masalah ini bergerak menjelaskan (mensyarahkan) isi kandungannya dalam sebuah buku yang mereka sebut dengan kitab ath-Thibb an-Nabawi sebagaimana ditulis oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, Adz-Dzahabi dan lain-lain.
        Kitab Thibbun Nabawi yang ditulis oleh para ulama itu, berdasarkan kepada petunjuk Nabi saw dan sedikit banyaknya dibandingkan pula dengan pendapat dokter-dokter yang terkenal saat itu, baik yang muslim maupun non muslim seperti Galen, Plato dan filosof Yunani lainnya selama tidak bertentangan dengan akidah Islamiyyah.
        Konsep thibbun nabawi dalam penyembuhan berjalan melalui empat tahapan sebagaimana dijelaskan oleh dr. Toha Ali Assegaf dalam bukunya Smart Healing, yaitu :
a. Preventif (Pencegahan sebelum datang penyakit)
b. Kuratif (Pengobatan ketika sakit sudah bersarang)
c. Rehabilitatif (Perbaikan secara maksimal)
d. Promotif (Meningkatkan mutu kesehatan)
      
         Jika ingin mengamalkan konsep thibbun nabawi dalam kehidupan, maka keempat tahapan diatas menjadi sesuatu yang sangat penting diamalkan dan dipraktikkan dalam kehidupan agar mendapatkan manfaat dari thibbun nabawi. Nah, bagaimana cara menjalankan keempat konsep itu menurut thibbun nabawi? Tunggu ulasannya satu persatu.